Pentingnya Manajemen Waktu bagi Mahasiswa
Ada pepatah mengatakan bahwa waktu adalah uang. Maknanya kita tidak
boleh membuang buang waktu karena waktu sangatlah berharga. Meski sering
mendengar pepatah tersebut, nyatanya masih banyak orang yang tidak
mempergunakan waktunya dengan seefektif dan seefisien mungkin, terutama para
mahasiswa.
Dikalangan
mahasiswa sendiri kita mengenal kelompok mahasiswa, diantaranya mahasiswa “kupu-kupu”
yaitu mahasiswa yang menggunakan waktunya hanya untuk kuliah lalu pulang.
Mahasiswa seperti ini biasanya ansos (anti sosial) yaitu lebih senang sendiri
di kos daripada mengikuti organisasi dan berbaur dengan teman yang lain. Ada juga mahasiswa “kura-kura” yaitu mahasiswa
yang menggunakan waktunya untuk kuliah lalu mengikuti rapat. Biasanya mahasiswa
“kura-kura” ini lebih mementingkan organisasi daripada kuliahnya. Selain itu,
ada sebutan mahasiswa “kunang-kunang” yaitu mahasiswa yang menghabiskan
waktunya untuk pergi kuliah lalu bersenang-senang. Mahasiswa “kunang-kunang”
ini biasanya lebih mementingkan bersenang-senang seperti pergi ke mall,
kongkow, nongki-nongki dicafe. Yang kuliah hanyalah formalitas saja.
Diantara ketiga tipe mahasiswa tersebut, masuk kedalam tipe yang
mana kalian?
Tentu sebagai seorang mahasiswa kita harus pintar-pintar membagi
waktu kita. Tidak baik jika kita hanya masuk ke dalam salah satu tipe tersebut.
Kita harus seimbang dalam mempergunakan waktu kita. Antara kuliah, mengikuti
organisasi, bersosialisasi dengan masyarakat dan bersenang-senang dengan teman.
Dan untuk menjadi
mahasiswa yang berkompeten dalam ketiga hal tersebut, kita membutuhkan
manajemen waktu yang tepat dan bijaksana. Hal ini penting karena waktu tidak
akan diputar kembali. Hal terpenting dari mengelola waktu bukanlah bagaimana
kita membuat perencanaan waktu yang baik, tapi juga harus melihat hasil yang
didapat dari manajemen perencanaan waktu yang telah kita buat tersebut.
Berikut hal yang dapat kita lakukan dalam manajemen waktu:
1.
Buatlah Jadwal Harian
Kita dapat membuat tabel uang berisikan seluruh kegiatan kita dari
bangun tidur sampai mau tidur. Kita dapat menulis ini pada buku khusus,
selembar kertas lalu ditempel di dinding kamar atau pada gadget kita. Dan
menuliskan jadwal harian paling efektif bisa digadget kita karena gadget dibawa
kemana-mana sehingga lebih mudah saat kita akan melihat jadwal harian kita.
2. Waktu yang Realistis
Ketika
menyusun jadwal harian, pastikan alokasi waktu yang ditulis realistis.
Misalnya, menuliskan jadwal sarapan 30 menit. Hal ini tidak realistis karena
sarapan kita bisa saja 10 menit selesai. Jadwal yang tidak relistis ini akan
membuat jadwal kegiatan yang lain kacau karena kita tidak mempergunakan waktu
secara efektif dan efisien.
3. Dahulukan Kepentingan Utama
Ada
kemungkinan dari jadwal kegiatan yang kita buat tidak dapat kita penuhi
semuanya. Guna mengantisipasinya, buatlah kolom keterangan jadwal harian untuk
menentukan mana yang prioritas utama dan mana yang bukan. Bisa menggunakan
tanda P untuk hal yang penting, tanda M untuk hal yang mendesak, dan TM untuk
hal yang Tidak Mendesak. Dengan begitu, kita dapat menyelesaikan hal yang
paling penting terlebih dahulu.
4. Fokus dan Konsisten
Keberhasilan
manajemen waktu tidak hanya diukur dengan bagusnya jadwal kegiatan yang kita
buat, namun hal terpenting adalah tindakan kita. Menjalankan perencanaan tidak
semudah saat kita menuliskannya. Kita akan menghadapi berbagai hambatan dalam
memenuhi semua jadwal tersebut. Misalnya, teman yang mengajak pergi di saat jadwal
kita seharusnya belajar. Disinilah kita harus fokus dn konsisten dengan jadwal
kegiatan yang telah dibuat. Berani mengatakan tidak kepadda hal-hal yang
mengganggu waktu kita.
5. Tandai hal yang sudah kita lakukan
Berilah
tanda centang pada jadwal kegiatan yang sudah kita lakukan. Dengan begitu kita
dapat mengetahui apa saja yang telah selesai dan apa yang harus kita lakukan
selanjutnya.
Menandai
kegiatan dapat membantu kita dalam tahap evaluasi.
6. Evaluasi
Evaluasi
merupakan hal yang penting, karena pada tahap ini kita dapat melihat hal apa
saja yang telah kita lakukan dan hal apa yang tertunda. Pengevaluasian dapat
dilakukan pada saat malam hari. Hal-hal yang dapat kita evaluasi yaitu “Apakah
semua poin yang sudah kita buat dalam perencanaan manajemen waktu sudah terlaksana
semua?” , “Jika ada yang tidak terlaksana, mengapa?” , apa solusiuntuk hal-hal
yang belum terlaksana? Itu yang akan menjadi evaluasi hari ini, dan untuk esok
harinya harus bisa terlaksana semua, menjadi lebih baik lagi dan dilakukan
secara konsisten.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar